Pemain berikutnya, Antonie Griezmann, masih ganas sebagai destroyer menusuk di semua rusuk pertahanan lawan, untuk mengirim umpan maut, atau langsung melepaskan tembakan. Padahal di klub Atletico Madrid, Griezmann menurun, jadi pemain cadangan.
Di lapangan tengah, duet gelandang bertahan Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot pintar menjaga wilayah dan tempo permainan. Ini duet serasi, Tchouameni disiplin, tukang berkelahi, sementara Rabiot menjadi jangkar, lihai mengalirkan bola bola matang ke penyerang
Di belakang perancis punya sederet pemain tangguh. Kuncennya pemain veteran Raphael Varene, cerdik dan taktis. Sementara, back kiri Theo Hernandez patut mendapat jempol. Dia back modern, sulit ditembus, dan liar membantu serangan dari pinggir lapangan.
Bintang di atas bintang Kylian Mbappe. Pemain ini seperti hantu, menakutkan. Dia punya semua syarat striker super star. Cepat, sulit dikawal. Ball skill sempurna, punya tendangan keras tepat sasaran, dan akurat pula menyundul bola silang. Naluri golnya luar biasa.
Mbappe sudah mencetak lima gol, sementata tercatat sebagai topskor. Perancis bergantung sekali pada pemuda kota Paris ini.
Brasil Juga Keren
Tim Samba Brasil tidak kalah keren. Semua pemain memperlihatkan marwahnya sebagai seniman lapangan hijau, saat melabrak Korea Selatan 4-1. Empat gol Brasil, dibuat dalam kurun waktu 35 menit. Neymar dan kawan kawan mempertontonkan talenta alamnya.