Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menyatakan dukungan terhadap Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026.
Pemilik nama lengkap Anindya Novyan Bakrie ini dipercaya menjadi kandidat kuat Ketua Umum Kadin menggantikan Rosan Perkasa Roeslani.Rosan sendiri telah diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.Ketua Umum IWAPI Nita Yudi menilai, pria yang akrab disapa Anin itu, merupakan sosok yang pas untuk memimpin induk organisasi para pengusaha tersebut. Sebab, dia dianggap memiliki kapasitas yang mumpuni."Melihat perjalanan Pak Anin banyak harapan. Beliau sering ke daerah, sering menerima masukan daerah dan IWAPI sangat mendukung Anin dengan melihat kepiawaian beliau," tuturnya di Jakarta, Rabu (17/3/2021).Terlebih, dia melanjutkan, di masa Pandemi Covid-19 ini, para pengusaha membutuhkan sosok muda yang mampu beradaptasi cepat untuk membangkitkan berbagai sektor usaha dari tekanan ekonomi."Ini tentu saat yang sangat sulit untuk para pengusaha. Ini tentu beban berat untuk Pak Anin. Jadi tentu dengan kepiawaian beliau dan dia masih muda, kami yakin dia bisa mendukung aspirasi kami," tegas Nita.Dengan kapasitas dan pengalaman Anindya yang telah berorganisasi di Kadin selama 15 tahun, Nita berharap supaya Anin bisa memberdayakan perempuan sebagai pengusaha yang maju saat menjadi ketua umum."Saya harap nanti ketika Anin jadi ketua umum harus ada wakil ketua umum bidang perempuan karena Kadin payung besar pengusaha kalau ada satu badan Kadin yang bisa bina dampingi agar pengusaha di bawah IWAPI bisa tumbuh ini satu kemajuan luar biasa," paparnya, seperti dikutip dari VIVA.co.id.Anindya sendiri mengungkapkan, dengan amanat yang diberikan banyak asosiasi di bawah naungan Kadin kepada dirinya, fokus Kadin ke depan adalah kolaborasi untuk memastikan semua pihak bisa bangkit dari tekanan ekonomi secara bersama-sama."Bagaimana pengusahanya dan badan usahanya naik kelas dengan gaya baru di era modern ini. Ketika kita mesti mengubah model bisnis setelah COVID, lebih digital, lebih berkelanjutan," tegas Anin yang kini menjabat Wakil Ketum Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah ini.
Baca Juga :