Antv – Polda Metro Jaya menyebut tidak ada permintaan uang senilai 100 juta rupiah dan sepetak lahan seluas seribu meter persegi yang diminta oleh penyidik dit reskrimum polda metro jaya kepada Bripka Madih.
kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh penyidik Dit Reskrimum Polda Metro Jaya terhadap anggota Provos Polsek Jatinegara Jakarta Timur Bripka Madih menemui titik terang setelah keduanya di konfrontir beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan hal ini pada saat Bripka Madih di konfrontir dengan penyidik berinisial TG.
T G menyebut tidak ada permintaan uang ataupun sepetak lahan kepada bripka madih pada saat menangani laporan dari orang tua bripka madih pada tahun 2011 lalu
Bripka Madih pun tidak membantah pernyataan yang disampaikan oleh penyidik dan langsung meminta maaf kepada penyidik berinisial TG.
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko juga mengatakan bahwa dugaan pemerasan yang disebut oleh Bripka Madih beberapa waktu lalu tidak benar karena Bripka Madih tidak dapat membuktikan adanya kasus pemerasan tersebut.
Terkait permintaan uang dari penyidik, Purnawirawan TG mengatakan tidak ada. Kadiv Humas Polda juga menyatakan salut gentle juga kepada Bripka Madih yang langsung mendatangi TG, memeluk, dan minta maaf.