“Aku berlari ke lift, menutupi payudara secara bergantian, dan menekan tombol-tombol.” Saat pintu lift terbuka, seorang karyawan spa berdiri di depan lift, tapi tidak membawa handuk.Anbara lalu mengikutinya keluar lewat pintu darurat. Namun, satu-satunya cara untuk kembali ke spa adalah keluar gedung.Anbara Salam pun harus berjalan menyusuri jalan, lalu masuk lewat resepsionis denga antrean orang di sana."Aku benar-benar malu. Waktu (seperti) melambat. Aku mendengar suara-suara di sekitar," pungkasnya,https://twitter.com/anbara_salam/status/1239489588353216512
Baca Juga :